Leave a comment

Melatih Kecerdasan Emosional Anak

Tantangan kali ini berkaitan dengan kecerdasan.

Untuk tulisan pertama berkaitan dengan kecerdasan emosional anak.

Beberapa waktu lalu Ayazi sempat beberapa kali tantrum. Namun alhamdulillah semakin hari semakin mereda. Semakin memendek waktu ngambeknya. Semakin butuh dibimbing dalam menjaga emosinya.

Butuh amunisi sabar yang lebih lagi. Apalagi saat ini sudah bisa menolak sesuatu. “No no no” katanya setiap menolak sesuatu. Itu pula yang kadang dia katakan ketika diberitahu sesuatu.

Mungkin butuh tambahan bimbingan agar kata NO ini digunakan untuk hal yang tepat. Pe Er!

Oke baiklah. Tetap semangat belajar ya nak. Dunia ini penuh emosi. Ayo manajemen emosi bersama!

Advertisements
Leave a comment

Kupas Telur Sendiri – Melatih Kemandirian

Game level 2 Kelas Bunda Sayang IIP kali ini tentang Melatih Kemandirian. Seperti sebelumnya bentuknya tantangan 10 hari.

Ada 2 hal yang menjadi target saya dalam game kali ini.

1. Melatih anak beraktivitas sendiri.

2. Toilet training.

Namun untuk hari ini sepertinya cukup dengan latihan beraktivitas sendiri, tepatnya menyiapkan makanan sendiri atau cemilan sendiri.

Makanan kesukaan Ayazi adalah telur.

Kini saatnya belajar kupas telur untuk dimakan. Biasanya digoreng, tinggal haaap. Nah sekarang direbus. Sudah pernah sebelumnya coba kupas sendiri. Sekarang berlatih lagi. Semangat Ayazi belajar mandiri 😘

Hasilnya telur terkupas tapi belum rapih. Sempat kemasukan kulitnya ke mulut dikit saat kupas. Mungkin keburu pengen icip. Ehehe…

Walau belum sempurna yang penting sudah berusahaaa. Dan latihan menaruh sampahnya di tempat yang disiapkan. Tapi pada dasarnya Ayazi paham kalau telur harus diketok dulu sebelum pecah. Ahaha…

#HariPertama
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian

 

View on Path

Leave a comment

Kuncinya Anak Bahagia – Komunikasi Produktif 10 (Kelas Bunda Sayang IIP Depok)

Hari ke-10

Pada dasarnya setiap minggu kami melakukan komunikasi produktif. Namun karena satu dua hal, fokus anak dan aktivitas mengajar, sekarang baru share lagi.

Seperti biasa hari Sabtu adalah Hari bersama Papa bagi Ayazi. Mama mengajar seharian, Ayazi main ditemani Papa di rumah.

Hari ini tak ada drama nangis saat berangkat. Ayazi asik jalan-jalan naik motor bersama Papa. Mungkin inilah yang Ayazi butuhkan. Yang penting dia bahagia, tak ada drama tangis saat ditinggal Mama.

Saya senang mendapat pesan Ayazi asik bermain. The best lah Papa ngajak Ayazi jalan ke Setu Cilodong dekat rumah. Dia terlihat bahagia. Dan tentunya saya ikut bahagia melihat foto dan mendapat kabarnya.

Mungkin cara pengalihan tepat untuj anak adalah bermain dengan bahagia. Maka dia akan selalu asik di manapun dan dengan siapapun berada.

Love you Papa Ayazi ❤

Terima kasih selalu jagain kami. Dan jagain Ayazi sendiri tiap hari Sabtu ataupun di hari lain saat Mama harus berjuang mengamalkan ilmu dan beraktivitas meningkatkan potensi diri. Terima kasih pula suka bela-belain pulang tenggo demi mengejar shift jaga Ayazi. Love you full 😘

Leave a comment

Pelajaran – Komunikasi Produktif 9 (Kelas Bunda Sayang IIP Depok)

Hari ke-9

Hari ini menjadi pelajaran. Bahwa komunikasi itu penting sekali. Dan di era digital ini, gadget menjadi media penting yang membantu dalam proses komunikasi. Tak dipungkiri…

Miskom kemarin pun terselesaikan…ini menjadi pelajaran.

Terkait komunikasi kepada Ayazi. Alhamdulillah hari ini Ayazi bisa bobo ciang tanpa nenen. Semoga malam juga. Ini sebuah Kemajuan bagi saya 😘

Semangat sapih nak ❤

Leave a comment

Miskomunikasi – Komunikasi Produktif 8 (Kelas Bunda Sayang IIP Depok)

Hari ke-8

Hari miskom sedunia.

Hujan deras, listrik mati, laptop baterai low, ada kelas menggantikan dosen lain, materi kuliah belum selesai, paket data habis, hape low, suami ada meeting, harus gantian shift jaga anak, hujan tak juga berhenti…

Oh lengkaplah sudah saat semua komunikasi sulit jarak jauh. Mama harus mengajar. Papa jaga Ayazi. Dan kesalahannya adalah miskom waktu mengajar. Dikira satu kelas ternyata dua kelas. Walhasil Papa dan Ayazi kelamaan menunggu Mama. Oh My God! So sorry…

Maafkan Mama karna miskom ini Papa dan Ayazi harus menunggu 3 jam lebih…

 

 

Leave a comment

Leadership – Komunikasi Produktif 7 (Kelas Bunda Sayang IIP Depok)

Hari ke-7

Hari ini diawali dengan sedikit ketegangan. Wajarlah namanya orang beda-beda karakternya. Namun ketika seseorang menduduki suatu kursi pemimpin, harusnya dapat memahami etika leadership. Disinilah tantangannya! Berhasil atau tidakkah. Lets see…

Hal ini sudah pernah saya bahas sebelumnya dengan suami. Kami berusaha memahami tiap karakter orang. Apalagi jika dia di puncak pimpinan. Sebab ini berpengaruh pada gaya kepemimpinan. Bahwa memang seorang pemimpin itu harusnya dapat mengayomi dan berpikir kritis, tanpa perlu monoton dan saklek. Tak ada yang sempurna. Dialah Allah yang Maha Segalanya. Jangan sampai kita merasa paling mulia atau lebih dari yang lainnya. Tetaplah bersahaja!

Pelajaran leadership memang tak ada habisnya. Bahkan kuliah lanjutan 2 tahun pun masih kurang rasanya. Mari terus belajar dan berusaha mengamalkannya!

Leave a comment

Anak Aktif adalah Anugerah – Komunikasi Produktif 6 (Kelas Bunda Sayang IIP Depok)

Hari ke-6

Hari ini sungguh semakin menyadarkan saya. Anak aktif adalah anugerah. Anak adalah segalanya…

Tadi tak sengaja Ayazi terpleset mainannya saat bermain bersama saya. Seketika dia menangis. Setelah berhenti menangis saya cek kakinya. Eh jalannya agak sempoyonga. Sepertinya ada yang sakit. Oh My God! Jantung saya mau copot rasanya. Tentunya saya merasa bersalah sebab ada saya di situ. Langsung saya kabari Papanya dan saya bawa ke tukang urut.

Selama ini kami suka kuwalahan kalau Ayazi lari kemana-mana suka-suka. Saat melihatnya sempoyongan, saya sangat khawatir. Namun Papa Ayazi seperti biasa menenangkan. Insya Allah gapapa… #adeeem

Selama menunggu diurut saya panjatkan doa takterhingga untuk Ayazi. Semoga baik-baik saja. Sambil saya pandangi wajah polosnya yang tertidur dalam perjalanan menuju rumah Mbah urut.

Sepulang diurut, jalan Ayazi mulai normal kembali. Alhamdulillah…Ya Allah terima kasih…

Mulai sekarang saya harus lebih bersyukur dan bahagia saat melihat Ayazi aktif kemana-mana. Dan tetap terus mengawasi dan membimbingnya. Sungguh anugerah ketika anak bisa aktif bergerak kemana-mana. Alhamdulillah wa syukurillah. Sehat selalu nak 😘